Jumat, 10 Juli 2015

Bahaya Pembalut Mengandung Klorin, Sebaiknya Menggunakan Pembalut Kain Agar Terhindar Dari Zat Kimia Berbahaya

Tags


Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) melakukan pengujian kadar klorin pada pembalut wanita dan pantyliner. YLKI menguji sembilan merek pantyliner yang dijual bebas di pasaran. Dari sembilan merek tersebut, tujuh mereknya pantyliner mengandung klorin dengan rentang 5 sampai dengan 55 ppm.



Kandungan klorin paling tinggi pada pembalut merek Charm dengan 54,73 ppm, sedangkan pantyliner kandungan klor tertinggi pada merek V Class 14,68 ppm. Tidak hanya melakukan uji lab, pihaknya juga menganalisa label produk pembalut danpantyliner. Hasilnya, sebanyak 52 persen produk tidak mencantumkan komposisi pada kemasan produk dan sebanyak 57 persen produk tidak mencantumkan tanggal kadaluarsa.

Dari hasil pengujian serta analisa label bahwa pembalut dan pantyliner yang berasal dari kertas memiliki kadar klorin lebih tinggi dibandingkan yang berasal dari kapas. Klorin yang tercantum pada pembalut dan pantyliner, dapat menimbulkan gangguan kesehatan reproduksi, keputihan, gatal-gatal, iritasi bahkan dapat menyebabkan kanker. Bisa dikatakan bahwa pembalut maupun pantyliner yang mengandung klorin melanggar UU Perlindungan Konsumen.

Berdasarkan UU Perlindungan Konsumen No 8 Tahun 1999 pasal 4 menyatakan, hak yang mendasar bagi konsumen adalah hak atas keamanan produk, hak atas informasi, hak untuk memilih, hak untuk didengar pendapat dan keluhannya, hak atas advokasi, pembinaan dan pendidikan, serta hak untuk mendapatkan ganti rugi.

Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi pun menyarankan konsumen menggunakan pembalut kain yang lebih bersih. Pembalut kain bisa diipakai ulang, bisa dicuci dan keamanannya jangka panjang. pemakaian kain juga lebih ramah lingkungan.

Berbeda dengan pembalut sekali pakai yang pemakaiannya cukup tinggi di Indonesia. Namun, pembalut kain seperti yang dipakai wanita dulu, kini tak lagi diminati masyarakat. Pembalut kain dinilai kurang praktis.


Bagi wanita yang aktif, penggunaan pembalut kain dikhawatirkan tidak bisa menampung darah yang keluar saat menstruasi. Sebanyak 9 pembalut yang mengandung klorin yaitu merek Charm (54,73 ppm/parts per million), Nina Anion (39,2 ppm), My Lady (24,44 ppm), VClass Ultra (17,74 ppm), Kotex (8,23 ppm), Hers Protex (7,93 ppm), Laurier (7,77 ppm), Softex (7,3 ppm), dan Softness Standar Jumbo Pack (6,05 ppm). Untuk pentyliner, yaitu V Class (14,68 ppm), Pure Style (10,22 ppm), My Lady (9,76 ppm), Kotex Fresh Liners (9,66 ppm), Softness Panty Shields (9 ppm), CarFree Superdry. (7,58 ppm), dan Laurier Active Fit (5,87 ppm). Pembelian sampel dilakukan dalam kurun waktu Desember 2014-Januari 2015 dari ritel modern, agen, dan toko. Uji laboratorium menggunakan metode analisis kimia spektrofotometri yang dilakukan di laboratorium TUV NORD Indonesia yang telah terakreditasi.

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon