Jumat, 29 April 2016

Pembayaran Tebusan Alternatif Terbaik Dalam Pembebasan 10 WNI Tersandera

Tags


Armanta Nasir sebagai juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia telah memberikan pernyataannya tentang batas waktu yang terkait dengan pembayaran tebusan yang digunakan untuk pembebasan 10 warga negara Indonesia yang telah disandera oleh kelompok Abu Sayyaf. Bahkan beliaupun tidak tahu menahu tentang hal tersebut.
Sebelumnya pernah beredar informasi dari kelompok Abu Sayyaf tentang pemberian batas waktu kedua tanggal 8 April 2016 tentang pemberian  uang tebusan sebesar limapuluh juta peso Rp.14,3 milyar.
Selanjutnya Arrmantha menyatakan bahwa Menteri Luar Negeri Retno Marsudi dan Jendral TNI Gatot Nurmantyo akan menyelenggarakan pertemuan secara Trilateral dengan pemerintahan Filipina dan pemerintahan Malaysia guna membahas tentang keamanan di daerah atau wilayah yang sering terjadi perompakan dan penyanderaan di tengah laut wilayah Sulawesi dan Sulu.
Sementara itu di Istana Negara, bahwa pernyataan dari Presiden RI Joko Widodo menegaskan tidak ada pembayara tebusan untuk kelompok pimpinan Abu Sayyaf guna membebaskan 10 Sandera tersebut.  

Menurut beliau bahwa “pemerintah tidak akan berkompromi dengan masalah-masalah yang berhubungan dengan uang tebusan”. Juga dikatakan oleh Ali Fauzi sebagai pengamat Terorisme bahwa kelompok Abu Sayyaf hobi menyandera orang berlama-lama bahkan hingga setahun lamanya. Dikatakan bahwa tidak sesuatu yang sulit dalam usaha untuk membebaskan ke-sepuluh Warga Negara Indonesia yang ditangkap dan disandera oleh kelompok Abu Sayaaf, mungkin belum ada kesempatan yang baik antara kelompok sparatis bersenjata Abu Sayyaf dengan pihak pemerintah dan juga pihak perusahaan yang menjembatani dengan uang pembayaran tebusan. Uang tebuasan bagi kelompok Abu Sayyaf menjadi prasyarat dalam pembebasan orang yang telah disanderanya.

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon