Selasa, 03 Mei 2016

Akhir Abad Ke-21 Kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara Tak Berpenghuni

Tags

Kabar buruk akan dialami oleh kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah, pasalnya pemanasan global atau istilah lain disebut dengan global warming, akan mengancam es di kutub Bumi akan meleleh, peristiwa ini akan terjadi di akhir abad ke 21.
Ilustrasi Badai Gurun 
Para ilmuwan dan peneliti dari Institut Max Planck akan mengalami panas yang luar biasa karena suhu yang dialami di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara ini bisa mencapai 50 derajat Celcius dan kurang dari 100 tahun lagi. Begitu juga dengan adanya gelombang laut yang sangat luar biasa kemunculannya lebih dari 10 kali dan lebih sering setiap hari.  Mungkin bagi manusia bahwa cuaca sepanas ini lebih mirip ‘neraka’ daripada bumi.

Pada waktu yang bersamaan selama 118 hari selama satu tahun dua negara (Timur Tengah dan Afrika Utara) mengalami cuaca panas yang tidak henti-hentinya, akibatnya dari pemasan global tersebut tidak bisa dihentikan oleh teknologi apapun, atau pengurangan emisi gas karbondioksida yang dipangkas di tahun 2040 mendatang. 

Kondisi ekstrim tersebut ditambah dengan gelombang panas dan badai debu gurun pasir sehingga kawasan tersebut tidak bisa lagi dihuni oleh manusia.  kini para ilmuwanpun sudah berhasil menemukan bila konsentrasi debu di atmosfer Irak, Suriah, Arab Saudi dan Suriah meningkat 70% dibandingkan tahun 2000 yang lalu. Dengan kondisi seperti itu, kemungkinan di akhir abad ke 21 sekitar setengah milyard penduduk di Timur Tengah dan Afrika Utara harus migrasi ke tempat lain agar tidak menjadi korban gelombang panas yang sangat mematikan tersebut.

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon