Jumat, 06 Mei 2016

KPK Melarang Memberikan Rp.1 Milyar Untuk Mengikuti Munaslub Partai Golkar

Tags

Jusuf Kalla wakil Presiden Republik Indonesia mengatakan belum tahu menahu mengenai adanya larangan dari Komisi Pemberantasan Korupsi yang berkaitan iuran Rp. 1 Milyar dari beberapa calon ketua umum Partai Golkar menjelang Musyawarah Nasional Luar Biasa yang akan diselenggarakan pada tanggal 15 Mei mendatang.

Katanya Kalla bahwa format dan tujuan dari iuran tersebut adalah salah dan keliru, karena iuran tersebut merupakan bentuk partisipasi saja dan bukan untuk persyaratan. Pernyataaan Kalla saat membuka dan pengukuhan Dewan Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) di JiExpo Kemayoran Jakarta Utara.

Menurutnya lagi bahwa, sangat penting apabila setiap kader Partai Golkar berpartisipasi dan ikut membantu panitia guna menyelenggarakan Munaslub atau sekedar menyumbang dari segi keuangan. Dan sangat wajar kalau setiap orang yang akan mengikuti musyawarah tersebut menyumbang kepada panitia penyelenggaraan.

Sebelumnya pihak Komisi Pemberantasan Korupsi melarang partai berlambang Beringin tersebut mewajibkan dari masing-masing bakal calon ketua umum untuk memberikan uang iuran sebesar Rp. 1 Milyar guna mengikuti Munaslub pada tanggal 15 hingga 17 Mei mendatang.

Sedangkan menurut Lawrence Siburian Wakil Ketua Komite Etik Munasalub mengatakan bahwa apabila ada iuran termasuk dalam ketentuan gratifikasi, sehingga ada larangan dari KPK untuk menyumbang dalam Munaslub tersebut.


PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon