Selasa, 03 Mei 2016

Masalah Utama Perguruan Tinggi Swasta atau Negeri Agar Menjadi “3 Besar ASEAN”

Tags


Menurut Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi M. Nasir mengemukakan bahwa nantinya pada tahun 2019 semua perguruan tinggi negeri ataupun swasta harus menduduki posisi tiga besar se Asia Tenggara (ASEAN), semua perguruan tinggi sejak dini harus bekerja keras untuk bisa mengejar ketinggalan-ketinggalan dengan cepat. 
Ilustrasi Mendengarkan Dosen Mengajar
Adanya warning tersebut, menurut pengamat pendidikan dari Mazhab Djaeng Indonesia Dian Rosmala mengemukakan bahwa perguruan tinggi di Indonesia masih tergolong rendah, dan menurutnya bahwa ada tiga masalah yang sampai hari ini belum pernah terselesaikan seperti, masalah kualitas tenaga pengajar (dosen), jumlah professor dan doctor pada perguruan tinggi masih sangat minim, dan hampir semuanya sama.

Contoh adalah tiga kampus yang berada di kota Malang tepatnya di Universitas Brawijaya mempunyai guru besar sebanyak 133 orang, dosennya masih strata satu sebanyak 235 orang, pengajar dari kalangan S2 sebanyak 1.189 orang sedangkan dosen S3 sebanyak 541 orang, adapun dosen spesialis (Sp1) sebanyak 128 orang.

Sedangkan di Universitas Negeri Malang mempunyai 82 orang guru besar, sedangkan dosenya sebanyak 936 orang. Adapun di Universitas Muhammadiyah Malang hanya memiliki 102 doktor dan professor dari jumlah dosen sebanyak 1.969 orang. Dari semua kampus yang berada di Malang Jawa Timur tersebut tidak ada satupun kampuru yang mempunyai kuota 20% guru besarnya.

Sungguh ironis memang, apalagi adanya tuntutan dari kebijakan sekarang, bahwa mahasiswa harus cepat lulus 3,5 tahun, dengan fenomena cepat lulus tersebut akan berdampak pada akreditasi kampus dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi mahasiswa, kalau demikian terjadi maka mahasiswa tidak menjamin matang secara pengetahuan, karena dipaksa harus meluluskan diri selama 3,5 tahun. Agar hal ini tidak terjadi maka sebaiknya perguruan tinggi wajib meningkatkan kualitas tenaga pengajarnya. Sekaligus pihak kampus tidak membatasi mahasiswanya untuk mengkritisi terhadap masalah internal kampus dan inovatif.

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon