Sabtu, 28 Mei 2016

Tips Mengurangi Resiko Jantung Dengan Metode Spiritualisme Yaitu Bersyukur

Tags

Para orang tua kita selalu memberi nasehat untuk selalu berterima kasih dan bersyukur atas apa yang kita terima selama ini. Saran dari orangtua tersebut jangan dianggap remeh, karena ada alasan yang terbaik dibalik semua itu.  Mereka dengan perasaan yang penuh syukur serta mengalami tidur dengan suasana damai di hati yang lebih baik juga. Tambahan lainnya bahwa perasaan tersebut dapat membantu menurunkan tingkat inflamasi pada beberapa pasien yang gagal jantung.

Menurut penelitian kesehatan bahwa spiritualitas ada kaitanya dengan kualitas hidup serta kesehatan yang lebih utama, pakar kesehatan dari Universitas Of California beserta timnya mempersempit fokus tersebut dan mencoba guna menghubungkan antara sense (rasa bersyukur) dengan kesehatan jantung.  Para pakar ingin meneliti ‘perasaan bersyukur’ tersebut terhadap populasi yang pernah mengalami masalah dengan kesehatan jantungnya. 

Semua pasien yang mengalami gagal jantung pada tingkat stadium B menunjukkan bahwa mereka sebetulnya memiliki gangguan fungsi serta pembengkakan jantung tetapi bukan dengan simtom yang lebih serius. Kemudian responden diteliti pada tingkat rasa ‘bersyukur’ kesejahteraan spiritual dan efikasi diri. (efikasi diri adalah suatu keyakinan akan kemampuan pribadi untuk proses keberhasilan mengelola fungsi jantungnya). 

Dalam eksperimen ini pasien dinilai dengan simtom depresi yang telah mengalami kelelahan dan kualitas tidurnya. Periset juga mengecek darah pasien untuk diteliti indikator peradangan terjadi atau tidak. Dari hasil penelitiannya bahwa pasien yang lebih ‘bersyukur’ dilaporkan mengalami tidur yang lebih baik, tidak terlalu lelah, suasana hatinya lebih tenteram dan tidak ada tekanan apapun, peradangan lebih rendah, serta efikasi lebih tinggi.

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon