Jumat, 13 Mei 2016

Tokoh-tokoh Perempuan Paling Hebat dalam Karya Sastra

Tags


Sebuah karya yang hebat akan dikenang meski sudah ratusan tahun tercipta. Karya sastra dengan tokoh dan penokohan yang kuat, misalnya, akan tetap hidup dalam ingatan pembaca, tidak lekang oleh zaman. Salah satunya adalah karakter Jane Eyre yang lahir dari imajinasi seorang penulis bernama Charlotte Bronte. Charlotte berhasil membuat karakter Jane Eyre hidup mengundang ketertarikan pembaca bahkan hingga ratusan tahun. Semakin tahun bertambah, Jane Eyre bukannya ketinggalan zaman, ia justru terkesan begitu baru untuk setiap generasi. Menurut salah seorang pembaca, kunci keberhasilan karakter Jane Eyre adalah tokoh perempuan itu merasuk dalam setiap kalimat dan penggambaran. Maka ketika pembaca mengingat keadaan dalam cerita, seperti padang rumput,ruang berbincang, karpet putih, perapian model paros, dan gelas-gelas kristal Bohemia, pembaca akan selalu merasakan kehidupan karakter Jane Eyre.

Jane Eyre adalah seorng perempuan dengan karakter yang kuat. Sebagian besar novel itu menceritakan tentang hidupnya yang sengsara, dan diliputi kemarahan. Namun ia adalah seorang yang cerdas, penuh kerja keras, percaya diri dan sabar yang kemudian menikah dengan atasannya. Ditegaskan pula kalau ia adalah seorang sangat percaya diri dan tanpa kenal lelah melakukan apa yang ia inginkan. Selain Charlotte Bronte, ada dua saudarinya yang juga seorang penulis fiksi. Emily Bronte dan Anne Bronte adalah penulis fiksi lainnya yang juga merupakan saudara Charlotte Bronte. Keduanya juga menciptakan karakter yang sangat hidup dalam karyanya. Tokoh perempuan dalam Wuthering karya Emily bernama Cathy. Sedangkan karya Anne mempunyai karakter bernama Helen. Ketiga saudari itu secara tidak langsung berhasil memikat pembaca dengan tokoh fiksi dengan membuatya seolah-olah hidup. Dengan karakter-karakter yang sangat hidup dan dikenang itu, ketiga saudari itu pun dikenang layaknya tokoh imajinasi mereka.

Charlotte pernah mengatakan bahwa ia ingin selamanya dikenal. Ia benar-benar dikenal bahkan setelah ratusan tahun kematiannya. Sekitar 70.000 orang per tahun selalu datang mengunjungi rumahnya di Haworth, Inggris, yang kini menjadi museum. Rumah itu yang dulunya ditinggali bersama saudar-saudaranya. Layaknya seorang pejuang, segala tentangnya menjadi penting. Pakaian dan aksesoris yang dikenakan Charlotte Bronte dipamerkan di ruangan bekas kamar tidurnya dulu. Fotonya juga terpampang di rumah museumnya itu, juga lukisan dirinya bersama kedua saudarinya. Kehebatan ketiganya sampai-sampai membuat penyair Ted Hughes menyebut mereka sebagai ‘tiga saudari yang aneh.


PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon