Rabu, 01 Juni 2016

Sidang Ongen Ditunda

Tags




Kasus pengunggahan foto Presiden Joko Widodo dan Nikita Mirzani di Twitter, yang dianggap menghina kepala negara dengan tersangka seorang pria bernama Yulianus Paonganan alias Ongen, dilanjutkan kembali di Pengadilan Negeri  Jakarta Selatan, Selasa (31/05/2016).
Kasus tersebut didaftarkan dengan berkas perkara baru, setelah sebelumnya ditolak oleh Hakim Nursyam yang menggugurkan dakwaan Jaksa penuntut Umum.



Sebelum dakwaan berkas tersebut kemudian dibacakan oleh jaksa, kuasa hukum Ongen mengajukan
permohonan pada hakim untuk sementara menunda persidangan.
“Mohon berkenan Majelis Hakim yang mengadili perkara ini agar dapat menunda persidangan karena kami mengajukan perlawanan atas putusan sela. Kami mohon sidang ditunda sampai ada putusan yang berkekuatan hukum tetap dari pengadilan Tinggi DKI Jakarta” ujar kuasa hukum Ongen, Bagindo Fahmi.

Hakim Nur Syam menyatakan bahwa pihaknya telah memutuskan untuk mengabulkan permohonan Ongen. Hakim menilai dengan adanya perlawanan terhadap putusan sela, dakwaan lama Ongen bernomor 354/Pid.Sus/2016/PN Jaksel dihidupkan kembali. Di sisi lain, pengadilan juga diharuskan untuk memeriksa dan mengadili dakwaan baru Ongen bernomor 518/Pid.Sus/2016/PN Jaksel.
“Jadi intinya saudara akan tetap diadili apakah dengan menggunakan berkas itu (354) atau ini (518). Tapi, tidak bisa diadili dalam dua berkas” tegas Nur Syam. Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum Chandra Saptaji mengatakan, pihaknya menerima keputusan hakim untuk menangguhkan perkara baru yang sudah diajukan. Perkara baru bernomor 518 ini, berisi dakwaan sama, namun, hanya diperbaiki karena pada berkas lama tidak mencantumkan tanggal penerbitan.

“Kami hormati, kami tunggu saja putusannya nanti seperti apa. Yang pasti perkara ini akan dilanjutkan” tegasnya seusai persidangan. Ongen yang pada hari itu mengenakan kemeja biru melenggang santai usai sidang ditemani pengacaranya menolak menanggapi pertnyaan wartawan. Kuasa ukum Ongen, Bagindo Fahmi mengatakan perlawanan diajukan sebab pihaknya  mempermasalahkan  dakwaan jaksa yang dinilainya tidak jelas locus dicti atau tempat kejadian perkaranya.
“Orang gue ngetweet kok, mau diadili di mana? Di Pluto?” komentar Ongen

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon