Rabu, 03 Agustus 2016

Akibat Kelainan Kulit, Anak Empat Tahun Ini Mirip Kakek Tua

Tags



       Bocah berumur empat tahun, bernama Bayezid Hossain memang tak terlihat seperti anak empat tahun kebanyakan yang nampak lucu dan menggemaskan. Seluruh kulit wajahnya tampak kendur, sehingga raut wajahnya menjadi mirip Lansia berumur 80 tahun. Kondisi Bayezid ini cenderung sebagai sebuah kondisi langka.

       Seperti juga Benjamin Button dalam sebuah film berjudul The Curious Case of Beenjamin Button, kulitnya tak memiliki elastisitas dan kelembaban layaknya kulit orang normal kebanyakan. Wajahnya bengkak, mata cekung, sakit sendi kesulitan buang air dan susunan giginya lemah serta mengalami kerusakan. Kondisi yang di alami olehnya ini membuat Bayezid merasa malu untuk datang ke sekolah, sebab anak-anak lain merasa takut padanya.

       Dari keterangan ibu Bayezid, Tripti Khatun (23) mengatakan kalau puteranya lahir di sebuah rumah sakit pemerintah pada tahun 2012. Suaminya, Lovellu Hossain (22) begitu terkejut melihat kondisi putera mereka ketika lahir.
       “Saya sangat ketakutan melihat dia ketika ia dilahirkan. Dia hanya tersusun dari daging dan tulang. Dan nampak seperti alien. Itu memilukan bagi saya,” kata Khatun, dilansir Daylimail, Senin (1/8/2016).
       Ketika itu, dokter sendiri tak mengerti apa yang menyebabkn kondisi Bayezid tersebut. Paramedia hanya berkata belum pernah mlihat kondisi demikian. Setelah ia kembali ke rumah, kabar mengenai keadaannya dengan cepat tersebar ke seluruh desanya, hingga ramai-ramai tetangga datang berkunjung ke rumahnya. Meski Khatun dan suaminya menolak kunjungan tersebut.
       Dengan kondisi Bayezid yang demikian, banyak warga akhirnya bergunjing mengenai Khatun dan Hossain, sebagian berpikir jika hal demikian terjadi karena mereka menikah, sedangkan masih berstatus sepupu. Di daerah seperti Bangladesh dan Asia selatan, pernikahan antar sepupu masih dianggap hal lumrah.

       Meski mengalami kondisi kulit yang aneh, namun Bayezid diketahui sebagai anak yang cerdas dan selalu ingin tahu. Tetapi karena ia tak menempuh pendidikan di sekolah, sehari-harinya ia hanya bermain dengan bolanya atau menggambar. Khatun dan Hossain sendiri bukan tidak pernah mencoba mencari pengobatan untuk anak mereka, tapi kondisi keuangan keduanya yang hanya buruh membuat mereka hanya bisa memberi perawatan seadanya. Hingga kondisi Bayezid selalu sama dan mulai memburuk.

       Diketahui jika anak tersebut juga mengidap penyakit Cutis Laxa, yaitu sebuah gangguan jaraingan ikat yang jarang terjadi (membuat kulit penderitanya mudah teregang dan menggantung). Seorang konsultan dari Rumah Sakit Magura, di Magura, Debashis Biswas, sempat bertemu dengan bayezid bulan lalu dan menyatakan pada kedua orangtuanya jika anak mereka terkena Progeria dan kutis Laxa. Ia menganjurkan agar Bayezid bisa memperoleh perawata di rumah sakit besar seperti Dhaka Medical College Hospital.
      

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon