Senin, 15 Agustus 2016

Bisnis Narkoba di Indonesia Menggiurkan

Tags



       Yenti Garnasih yang merupakan Pakar Tidak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari Universitas Trisakti, mengatakan kalau Indonesia merupakan sebuah surga bagi peredaran barang haram berupa zat-zar nartkotika. Hal ini disebabkan harga barang tersebut jauh lebih tinggi di Indonesia dibandingkan negra Asia lainnya.
       Yanti juga menuturkan, kalau harga sepaket narkoba di Jepang hanya seperlima dari harga barang yang beredar di Indonesia. Tiap tahun diketahui, kalau harga barang haram tersebut mengalami peningkatan.

       “Kita darurat narkotika karena dibanding negara lain, harganya jauh lebih tinggi. Ini sangat menggiurkan pelaku perdagangan narkoba. Narkoba di Indonesia bukan semakin murah, tapi makin tinggi walaupun kita memiliki undang-undang narkotika, karena jaringannya luas ” ujar Yenti di Jakarta.

       Sedangkan Direktur Eksekutif  Perkumpulan Prakasa A.H Macftuchan mengatakan, kalau narkoba berada di urutan teratas dalam bisnis ilegal internasional. Jumlahnya yang diperdagangkan bisa mencapai 300 sampai 350 miliar dollar As pertahunnya.
       Diperingkat kedua ada perdagangan manusia, lalu perdagangan hewan yang dilindungi dan batu mulia. Maftuchan memprediksikan peredaran narkoba bisa mencapai nilai Rp 6-8 triliun pertahun.
       “Kalau studi global disampaikan bahwa 60-70 persen bisnis narkoba dicuci uang. Ini adalah angka yang besar” kata Maftuchan.
      

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon