Senin, 08 Agustus 2016

Ilmuwan Iran Dieksekusi Setelah Bocorkan Misi Nuklir

Tags



              Ilmuwan nuklir asal Iran, Shahram Amiri yang telah ditahan semenjak tahun 2010 telah dihukum mati. Hal ini juga sudah dikonfirmasi oleh pihak keluarganya yang mengatakan jika jenazah dari Amiri telah tiba di kampung halamannya. Dari bekas luka pada jasad Amiri, diketahui ia telah dieksekusi dengan cara digantung. Hal itu seperti dilansir dari laman BBC, Minggu (7/8/2016) kemarin.

       Menurut penuturan Amiri dia sempat dibawa paksa oleh Agen CIA ke Amerika Serikat. Dari beberapa laporan yang beredar menyatakan jika dia sudah membeberkan beberapa informasi penting mengenai ptogram nuklir Iran.

       Hilangnya Amiri terjadi ketika ia baru saja pulang dari melaksanakan ibadah haji di Mekah pada tahun 2009. Setahun setelahnya ia muncul di AS dan mengaku telah diculik dan mendapatkan tekanan psikologis oleh pihak agen rahasia Amerika untuk mengungkapkan rahasia sensitif milik Iran.

       Ia muncul dalam sebuah rekaman tangggal 10 Juni dan diyakini video itu di buat di AS. Ia mengaku selama dalam penculikan itu telah disuntik obat anestesi.
       Pada rekaman lainnya, Amiri menyatakan jika dia telah melarikan diri tahanan pemerintah AS dan kembali ke negaranya tahun 2010 lalu. Kepulangannya pun di sambut hangat oleh pihak keluarga dan sejumlah otoritas di Iran. Setahun berselang, Amiri di tangkap dengan tuduhan mencoba membelot pada negara.

       Dari pihak Amerika sendiri mengklaim jika Amiri berkhianat atas kemauannya sendiri, dan tak menyangkal jika memang Amiri memberi mereka sejumlah informasi berharga. Hal ini mematahkan bantahan yang coba dilakukan oleh Iran, bahwa mereka mengembangkan teknologi nuklir untuk keperluan sipil.
      

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon