Senin, 22 Agustus 2016

Nasib Sandera Abu Sayyaf, Indonesia Kerjasama Dengan Pemerintah Filipina

Tags



       Penyanderaan sejumlah WNI di Filipian oleh kelompok teroris Abu Sayaf, sampai sejauh ini pemerintah Indonesia masih berharap pada bantuan Pemerintah Filipina.
       “Lagi-lagi kita harus maklumi sejak awal bahwa ini terjadi di negara sahabat yang tentu saja akan memberikan bantuan sebaik-baiknya untuk menangani persoalan ini. Karena tidak mungkin kita akan melakukan tanpa bantuan pemerintah setempat,” kata Fachri, Wakil Menteri Luar Negeri yang  ditemui di Senayan City, Jakarta Pusat.
       Ia juga menyatakan jika pemerintah Indonesia masih tetap melakukan komunikasi dengan pemerintah setempat guna menyelamatkan para WNI.
       “Kami juga sama pendekatannya, pendekatannya bahwa kami harus selalu mengintensifkan komunikasi dengan otoritas setempat.”
       Sebelumnya diketahui jika 2 dari 11 WNI yang sempat di sandera oleh teroris Abu Sayyaf berhasil melarikan diri. Dua WNI tersebut bernama Sofyan dan Ismail. Sofyan diketahui berada di Zamboangan sedangkan Ismail berada di Sulu. Keduanya kini menjalani pemeriksaan di bawah perlindungan otoritas setempat.
       Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menyatakan, tengah mempersiapkan kepulangan bagi dua orang warga negara Indonesia yang berhasil lolos dari penyanderaan kelompok militan Abu Sayyaf. Penyanderaan kelompok militan tersebut sudah berlangsung sejak juni 2016 di Filipina Selatan.
      
      

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon