Senin, 15 Agustus 2016

Penembakan Terhadap Imam Masjid di Amerika Buat Muslim di Negara Tersebut Merasa Takut

Tags





         Sebuah aksi penembakan pada seorang imam masjid di New York, Amerika Serikat baru-baru ini membuat rasa takut warga muslim meningkat.
       Insiden yang terjadi pada Sabtu (13/8/2016) itu mengakibatkan dua orang terbunuh. Kajadiannya sendiri berlangsung di depan Masjid Jami Al-Furqan, New York, sebelum pukul 14.00 siang.
       Sebuah tembakan oleh orang yang tidak kenal mengenai seorang imam masjid Maulana Akonjee (55) bersama sistennya, Thara Uddin (64).

       Menurut saksi mata, mereka berdua baru saja meninggalkan masjid sesusai melaksanakan shalat. Saksi juga mengatakan kalau melihat seorang pria yang mengenakan kaus berkerah, berwarna gelap sera celana celana pendek yang membuntuti Akonjee dan Uddin. Orang yang sama kemudian terlihat melarikan diri dengan membawa sebuah senjata api seusai penembakan terjadi.
       Kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit Jamiaica Hospital Medical Center, sebelum dinyatakan meninggal dunia karena luka tembak di kepala.
       Kepolisian menduga, jika keduanya menjadi korban pembunuhan berencana. Namun, hingga kini tak diketahui motifnya.

       Pasca insiden yang terjadi, sejumlah warga muslim Amerika mengaku takut akan ikut menjadi sasaran kejahatan serupa.
       “Kejadian ini sangat mengancam kami dan masa depan kami. Sekarang kami iangin mencari keadilan atas kejadian ini” kata seorang muslim AS, Millat Uddin.
       Sampai saat ini, warga muslim di daerah tersebut melakukan aksi unjuk rasa demi mendapatkan keadilan atas insiden tersebut.
    

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon