Sabtu, 27 Agustus 2016

Rumah Sakit Mitra JKN Kesulitan Dapat Beberapa Stok Obat

Tags



       Rumah sakit yang menjadi mitra bagi Badan Penyelenggara Jaminan Kesehatan mengeluhkan sulitnya mendapatkan sejumlah obat tertentu.
       Hal ini terkait dengan penerapan sistem mekanisme pemenang tender tiap daerah. Hal ini ditengarai membuat pasien mengalami komplikasi akibat dari terapi yang tertunda.
       Sejumlah rumah sakit yang bermitra dengan BPJS Kesehatan pun meminta sistem pengadaan sediaan farmasi menjadi fleksibel. Pemenang tender farmasi tiap daerah diharapkan bukan hanya satu perusahaan guna mengantisipasi gagalnya pemenuhan stok.
       Mekanisme tersebut membuat RS mendapatkan kesulitan obat ketika stok telah habis. E-katalog membuat distribusi obat perwilayah terkotak-kotak akibat perusahaan yang menjadi pemenang tender tiap daerah hanya satu perusahaan.
       Selain itu, industri farmasi juga memerlukan waktu minimal tiga bulan guna memproduksi obat sebelum tersedia di pasaran. Karena hal demikain, beberapa obat kerap belum ada terutama ketika memasuki awal tahun.
       Usulan mengenai tak perlu adanya penunjukan pemenang tender untuk menyediakan perbekalan di tiap provinsi pun mulai dibahas.
       Direktur Pelayanan Kefarmasian Kementerian Kesehatan Bayu Teja Muliawan menyatakan jika, usulan tersebut akan dibahas oleh Kemenkes dengan  Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP). LKPP merupakan lembaga yang berwenang terkait regulasi pengadaan. Namun untuk itu diperlukan perencanaan matang pengunaan sediaan farmasi oleh tiap fasilitas kesehatan. 

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon