Selasa, 23 Agustus 2016

Seberapa Aman Konsumsi Melatonin Untuk Tubuh?

Tags



       Sejumlah orang mengalami masalah dengan tidur mereka. Bagi sejumlah orang mengkonsumsi obat seperti melatonin akan menjadi sebuah pemecahan dalam masalah tidur tersebut. Namun ada beberapa hal yang harus dipahami mengenai melatonin.
       Melatonin merupakan hormon yang dilepaskan oleh otak yang akan membantu mengatur ritme sirkadian tubuh (jam internal Anda), kata David Lee, MD, asisten profesor kedokteran klinis di Program Pendidikan Kedokteran UCSF Fresno.
       “Melatonin disekresikan kelenjar pineal di dasar otak yang diatur oleh cahaya. Ini adalah hormon alami yang membuat kita mengantuk dan saat cahaya hilang, seperti di malam hari, saat itulah puncak produksi melatonin terjadi.”
       Penggunaan di AS sendiri tidak diatur oleh Food and Drug Administration, sehingga akan sulit mengetahui sejumlah kandungan bahan pengawet maupun zat adiktif di dalamnya.
       Sanjeev Kothare seorang profesor di departemen neurologi diNYU Langone Medical Center mengatakan jika beberapa pengguna dilaporkan mengalami sedikti reaksi alergi dari bahan pengawet atau zat adiktif di dalamnya.
       Kothare juga mengatakan kalau penelitian pada hewan menemukan bahwa, melatonin bisa memicu depresi, masalah reproduksi dan imunologi.
       Sementara ini, penelitian tersebut belum direplikasi pada manusia. Penelitian lain juga belum cukup bisa diandalkan menunjukkan keamanan jangka panjang bila mengkonsumsi melatonin.
       Sementara itu david Lee menambahkan kalau tidak ada efek samping serius yang telah dilaporkan. Naun dia juga memperingatkan untuk tidak mengkonsumsinya berlebihan, karena dapat membuat seseorang merasa mengantuk, sakit kepala, atau kehilagan memori jangka pendek. Menurutnya yang penting adalah penggunaan  dosis yang tepat.
       
      

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon