Kamis, 04 Agustus 2016

Sidang Kasus Lanjutan Jessica Hadiirkan Saksi Ahli

Tags



       Gelar sidang kasus kematian Wayan Mirna Salihin yang melibatkan tersangka Jessica Kumala Wongso kembali di gelar. Tim Jaksa Penuntut Umum (JPU) menghadirkan dua orang saksi ahli dalam gelaran sidang kemarin. Salah satu saksi ahli yang diundang adalah Ahli Toksikologi dari Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri, Kombes Nursamran Subandi.
       “Pendapat saya, tentang racun sianida, saya mendalami sianida ini. Jadi sianida merupakan golongan senyawa yang terdiri dari jutaan ion. Terkait kasus ini, dari hasil pemeriksaan dapat kita pastikan pelaku menggunakan natrium sianida” kata Nursaman, Rabu (3/8/2016) di Pengadilan negeri Jakarta Pusat kemarin.

       Nursaman yang menjabat Kepala Bidang Kimia dan Biologi Puslabfor Badan Reserse Kriminal Polri itu mengatakan, natrium sianida masuk dalam kategori bahan kimia beracun tinggi dan biasanya dipakai di daerah pertambangan ilegal, penangkapan ikan ilegal, dan untuk menyepuh logam agar berwarna terang. Sedangkan pada manusia sendiri, partikel senyawa natrium sianida yang berbahaya adlah gugusan CN, karena memiliki reaksi penghambat sistem pernapasan.

       Bisa berbahaya, karena senyawa kimia ini mampu membuat orang tewas karena kehabisan oksigen dalam tubuh dengan sangat cepat. Sianida merupakan bahan yang mudah larut dalam air dan sangat basa, serta bersifat kororsif. Yang mana, bila mengenai permukaan sebuah benda, atau permukaan kulit, maka akan meninggalkan sebuah reaksi yang merusak.

       Selain itu, dijelaskan oleh Nursaman, senyawa sianida akan lepas bila dicampur air panas. karena itu, ia mengatakan kalau pelaku pembunuhan cukup pintar dengan mencampurkannya ke dalam air es.
      

PolisiOnline.net adalah Situs Perlawanan Terhadap Kejahatan Internet (Cyber Crime) yang dipersembahkan oleh RIZALmedia. Hubungi : Kontak PolisiOnline.net.


EmoticonEmoticon