Rabu, 22 Februari 2017

Berita Kehilangan STNK Sepeda Motor Honda Nopol N 3385 KV an. Usman Hadi



Berita Kehilangan sebuah Dompet beserta isinya yakni dokumen-dokumen penting :

Berita Kehilangan sebuah dokumen penting :
- STNK an. Usman Hadi Nopol : N 3385 KV kendaraan Sepeda Motor Honda Type : NF 125 SD (Supra-X)
- Hilang di seputaran Kota Malang (Daerah Universitas Negeri Malang)

Bagi yang menemukan mohon menghubungi Kontak PolisiOnline.net

-----------------------------------------------------------------------------------

Bagi Anda yang membutuhkan publikasi kehilangan, silahkan juga menghubungi kami Kontak PolisiOnline.net (Anda akan mendapatkan bukti kontrak tayang / kwitansi tanda terima dari media kami ini sebagai persyaratan mengurus kehilangan dokumen tersebut).

Minggu, 05 Februari 2017

Penipuan Server Pulsa : AnekaReload.co.id Transfer ke Rek. BCA 4971135888 an. Lucky Prihartanti



Dilaporkan ke PolisiOnline.net sebuah penipuan pendaftaran agen pulsa oleh server pulsa AnekaReload.co.id dengan judul website CV. Aneka Reload.

Laporan Telah Diteruskan ke Kepolisian, Kominfo, Pandi, dan Bank BCA

====================

Bagi Masyarakat Luas Berikut Tips Terhindar dari PENIPUAN AGEN PULSA :
1. Pastikan website server pulsa telah beralamat jelas dan dikenal luas.
2. Setelah mengisi format daftar, dan diarahkan transfer, ketik di Google (googling) Nomor REKENING dan pastikan Nomor Rekening telah berada di website resmi digunakan server tersebut. Bila Nomor Rekening belum dikenal atau digunakan oleh website lain, sebaiknya jangan mentransfer.
3. Hindari transfer ke rekening yang tidak tertera di website resmi.
4. Screenshot semua percakapan pendaftaran dan juga simpan bukti transfer untuk bentuk siaga penipuan.
5. Konsultasikan dengan Admin PolisiOnline.net bila ingin memastikan kepercayaan sebuah website.
6. Segera laporkan ke Bank Pemilik Rekening dan Kepolisian bila merasa sedang tertipu.
7. Laporkan ke PolisiOnline.net untuk kami bantu teruskan laporan dan publikasi di website kami.

====================

Berikut laporan dari korban yang kami terima :

KRONOLOGI PENIPUAN ONLINE SERVER PULSA MENGGUNAKAN REKENING BCA
NO LAPORAN KE HALOBCA : 2123558603

PELAKU PENIPUAN :
Nama : Penjual Laki-Laki
(tidak menyebutkan nama saat transaksi)
Rekening BCA : 497 1135 888 an. Lucky Prihartanti
Produk yang Dijual : Deposit Server Pulsa HP
Alamat website penipu : www.anekareload.co.id
Alamat tertera di web :ITC Roxy Mas Lt. Dasar No. 400-402 Jakarta 10150

KORBAN :
Nama : AF
Alamat : Malang
Korban penipun : Pendaftaran sebagai master dealer dari server pulsa ANEKA RELOAD, sudah transfer Rp 2 juta tapi akun dibekukan (tidak bisa transaksi) alasan pelaku salah input senilai 4 juta.

KRONOLOGI PENIPUAN

  1. Saya membuka website www.anekareload.co.id yang saya dapatkan dari google
  2. Saya mendaftar menjadi Master Dealer (agen penjualan pulsa) via format SMS dan telah terdaftar dg ID : H2H 196.
  3. Saya mengkontak Customer Service Aneka Reload melalui Gtalk (Google Hangout) di alamat : csanekareload@Gmail.Com (sesuai yang tertera di alamat website resmi www.anekareload.co.id).
  4. Komunikasi aktifasi akun agen pulsa terjadi di Gtalk, CS menyampaikan syarat aktifasi adalah transfer saldo pertama senilai Rp 2 juta ke nomor rekening BCA yang berbeda dengan yang tertera di halaman website anekareload.co.id.
  5. Saya transfer Rp 2.010.682 ke Rekening BCA pelaku yakni 497 1135 888 atas nama Lucky Prihartanti pada tanggal 30 Januari 2017 jam 19.41 WIB. Nilai transfer unik adalah permintaan dari CS untuk pencocokan dengan sistem server.
  6. Setelah ditransfer CS mengaku merestard komputer, namun malah meghilang dan tidak menghubungi saya kembali.
  7. Hingga jam 24.00 malam lebih saya terus mencoba kontak melalui Gtalk dan tidak dijawab sama sekali, lalu saya pun mengetik komplain ke server Aneka Reload dengan format komplain sesuai yang tertera di website ke nomor hp center.
  8. Besok sorenya (31 Januari 2017) jam 4 sore, CS menelepon saya dari nomor 082 320 233 845, CS mengaku pesan saya tidak masuk sama sekali (aneh) padahal di pesan Gtalk semua pesan terkirim semua. CS mengarahkan untuk lanjut chat.
  9. Saya lanjutkan Chat di Gtalk. Saya minta akun saya segera diaktifkan.
  10. Akun saya disampaikan telah aktif, saya coba melakukan cek saldo, namun saldo yang masuk senilai Rp 4.021.364 11. 
  11. Saya sampaikan saldo saya kebanyakan, saya hanya transfer 2 juta. Saya tidak mau transaksi sampai data saya benar.
  12. CS malah menyuruhh saya transaksi senilai 5.000 untuk mencoba sistem. Malah disuruh 2x transaksi hingga sisa saldo di akun saya Rp 4.011.164 hingga hari ini, namun tertahan dan tidak bisa transaksi.
  13. Selang 15 menit saya ditelpon dari Private Number yang mengaku Owner ANEKA RELOAD.
  14. 14. Owner menyampaikan salah input 4 juta karena 2x input dilakukan (KESALAHAN KARYAWANNYA).
  15. Saya minta tinggal diedit saja data saldonya ke nilai 2 juta, namun Owner mengaku sistem server gak semudah itu ganti data saldo, sebab data server telah bekerjasama internal dengan Bank BCA sehingga edit saldo harus koordinasi dengan BCA.
  16. Saya minta uang kembali saja, gak jadi daftar, Owner bilang gak bisa kalau uang sudah masuk sistem saldo server.
  17. Owner menyalahkan saya karena komplain akun tidak aktif-aktif sampai salah input 2 kali yakni input otomatis dan input manual. Saya dianggap berhutang 2 juta dan harus melunasinya. Saya disuruh transfer 2 juta lagi agar akun aktif.
  18. Saya menolak karena awalnya perjanjian saldo pertama hanya 2 juta dan saya merasa tidak meminta saldo 4 juta.
  19. Setelah itu chat tidak dijawab, nomor CS tidak bisa dihubungi, nomor owner karena private number saya tidak tau.
  20. Komunikasi menghilang dan uang saya hilang, akun saya di Aneka Reload juga tidak aktif.
  21. Saya berharap uang saya bisa dikembalikan, dan pelaku mungkin mendapat hukuman, atau paling tidak identitas resmi sesuai KTP bisa diblacklist oleh BCA agar tidak bisa membuka rekening kembali dengan nomor KTP yang sama (hukuman dari pihak Bank BCA) atas tindakan penipuan ini. BUKTI Screenshot komunikasi dan bukti transfer terlampir

SCREENSHOT KOMUNIKASI TRANSAKSI PENIPUAN SERVER PULSA & BUKTI TRANSFER






PROSES PELAPORAN YANG TELAH DILAKUKAN KORBAN :
  1. Melapor Tindakan Kriminal Penipuan melalui telepon Halo BCA di 1500888
  2. Melapor ke Kantor Cabang BCA Terdekat dan Meminta Cetak Rekening Koran
  3. Membawa Rekening Koran dan Mencetak Kronologi Penipuan dan Melaporkan ke Kantor Polisi terdekat minimal sekelas Resort (Polres).
  4. Membuat Surat Permohonan Blokir Rekening sesuai format yang benar, Mengetik Kronologi Penipuan, Mencetak Screnshot Bukti Komunikasi dan Bukti Transfer, dan mengirim semua dokumen ini ke Kantor Cabang BCA Terdekat dan mengirim via Email halobca@bca.co.id
  5. Telah di Mediasi oleh Halo BCA yakni terjadinya Telepon (Teleconference) antara Pemilik Rekening BCA, Korban, dan Admin Halo BCA.

Dari Teleconference Mediasi yang telah dilayani oleh Halo BCA, korban mendapatkan informasi pemilik rekening dan keterangan pemilik rekening sebagai berikut :
  1. Mediasi Halo BCA dilayani oleh Tim Halo BCA bernama Kamaludin
  2. Disampaikan oleh BCA bahwa Pemilik Rekening BCA 497 1135 888 atas nama Lucky Prihartanti adalah milik seorang istri bernama Andri. Mereka berdua (suami-istri) mengaku memang menggunakan rekeningnya untuk bisnis server pulsa.
  3. Andri saat mediasi berbicara dengan AF (Korban) mengaku dia bukan merupakan pelaku penipuan. Melainkan penipuan dilakukan oleh downline server pulsanya.
  4. Andri mengaku Korban tertipu oleh downlinenya yang menggunakan kontak Google HangOut (Gtalk) csanekareload@Gmail.Com untuk mengarahkan isi saldo sistem tiket ke server dia.
  5. Intinya, Andri mengaku bukan dia pelaku penipuannya, melainkan downline dia (orang lain).
  6. Ketika Penipu mengarahkan untuk transfer saldo, sebenarnya itu bukan untuk saldo dari Korban melainkan untuk isi saldo milik akun penipu. Dan penipu telah menghabiskan saldo senilai Rp 2 juta tersebut untuk transfer pulsa ke beberapa nomor dan telah menghabiskannya.
  7. Andri mengaku Penipu telah memiliki data akun downline penipu dan semua data transaksi untuk diberikan kepada Korban untuk proses penyelidikan lebih lanjut siapa kah penipu ini.
  8. Korban belum mendapatkan uangnya kembali.
  9. Pemilik Rekening mengaku bukan Penipu.
  10. BCA bersedia memblokir rekening BCA bila mendapatkan Surat Permohonan Blokir ke-2 dengan tanda tangan Polisi Berpangkat AKBP (sebab saldo pemilik rekening ternyata cukup banyak dan termasuk nasabah lama BCA) dan menyarankan untuk melanjutkan proses penyidikan bersama Kepolisian. BCA siap membantu. Pemilik rekening siap membantu.

Senin, 23 Januari 2017

Pelaku Hoax di Facebook Ditangkap Polisi, Pelaku Menteror akan Ledakkan Bom di DAAI TV

Tags


Tim gabungan Polda Metro Jaya, Polsek Penjaringan, dan Polres Metro Jakarta Utara menangkap pelaku penyebar hoax di facebook yakni pengancaman bom melalui media sosial Facebook di Gedung DAAI TV.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya, Kombes Wahyu Hadiningrat, mengatakan pelaku berinisial WHW (24) ditangkap di kediamannya, Langkat, Sumatera Utara, Kamis (5/1/2017).
"Modus operandi pelaku adalah membuat akun Facebook palsu dengan menggunakan akun palsu dengan nama akun Andrew," ujar Wahyu di Mapolda Metro Jaya, Kamis (5/1/2017).

Sementara itu, Kasubdit Cyber Crime Dit Reskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP Roberto Pasaribu mengatakan akun Andrew dibuat 21 Desember 2016.

Pelaku menggunakan akun palsu untuk memposting kalimat berisi ancaman, Senin (2/1/2017) sekitar pukul 12.50.

Ancaman itu bertuliskan "I Love ISIS. Kami Telah Beri Kejutan di 5 Titik di Gedung DAAI TV. Hitungan 10 Menit Mulai Dari Sekarang".

Kemudian pukul 12.53 WIB, korban mendapatkan ancaman yang kedua dari akun FB bernama Andrew yang bertuliskan "Bom Akan Meledak".

"Dan dilakukan teror pertama kali ke DAAI TV pada 2 Januari 2017 pukul 12.53 WIB," kata dia.
Atas perbuatan itu, aparat kepolisian menyita barang bukti, berupa satu unit tab merek Advan warna putih dengan simcard nomor 085359543663 dan satu unit handphone merek Nokia warna merah hitam.

"Ditemukan dua BB, tab Advan dan handphone. Di tab itu, kita temukan email dan akunnya," tambahnya.

Terhadap pelaku disangkakan tindak pidana mengirimkan Dokumen Elektronik yang berisi Pengancaman sebagaimana diatur dalam Pasal 27 ayat (4).

Dan atau Pasal 29 Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 ITE dan/atau Pasal 336 KUHPidana dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan/atau denda paling banyak Rp 1 miliar.

Inilah akun facebook si pelaku ini : https://www.facebook.com/mytelkomsel.mytelkomsel.7

Dukung dan Gabung di Grup Facebook : GAHI - Gerakan Anti Hoax Indonesia

Dan berikut liputan lengkapnya pada video di bawah ini :

Rabu, 18 Januari 2017

Terobos Lampu Merah, Polisi Tewas Ditabrak Mobil

Tags


Akibat menerobos lampu merah, seorang anggota polisi tewas ditabrak mobil. Diketahui korban adalah Bripda Mustakim yang bertugas di Dit Sabhara Polda Jawa Timur.

Mustakim yang merupakan warga Jalan Karah Agung I Nomor 3, Surabaya itu tewas ditempat kejadian usai tubuhnya dihantam mobil dan terpental beberapa meter.

Peristiwa ini terjadi pada Senin (16/1), saat itu korban mengendarai Honda Vario 150 dengan nomor polisi L 6513 MC melaju dari arah barat, saat melintas di lampu merah Jalan Turunan Tol 1 Gunungsari, Surabaya, korban menerobosnya.

Kemudian dari arah lain, mendadak muncul mobil Mitsubishi Pajero dengan nomor polisi L 8 DW yang dikemudikan Asoka Sulistyasmara (26), warga Jalan Cendana Blok 15, Sumenep, Madura yang hendak masuk tol, akibatnya tabrakan tak bisa terhindarkan.

“Nah, pada saat itu kecalakaan terjadi. Ada benturan kendaraan yang sangat keras. Tepatnya di lampu merah dekat pintu masuk Jalan Tol Gunungsari arah Malang,” ujar AKP Enny kepada wartawan.

Polisi yang tiba di lokasi langsung melakukan olah TKP, dan mengamankan saksi-saksi untuk dimintai keterangan. (rm/bc)

sumber : http://rakyatmedan.com/berita/2017/01/16/terobos-lampu-merah-polisi-tewas-ditabrak-mobil (foto ilustrasi)